Layanan Unggulan | 21 Juni 2017 14:46

Departemen Medik Mata/RSCM Kirana

 

Departemen Mata (RSCM KIRANA)

 

GLAUKOMA

Glaukoma merupakan penyebab kebutaan nomor dua di Indonesia dan dunia setelah katarak. Data WHO tahun 2010 menyebutkan bahwa terdapat 39 juta orang yang mengalami kebutaan di dunia, dan glaukoma menyumbang sebanyak 3,2 juta orang. Namun kebutaan yang disebabkan glaukoma akan bersifat permanen ( tidak dapat disembuhkan ). Kebutaan karena katarak akan membaik setelah menjalani operasi pengangkatan katarak, sedangkan glaukoma tidak. Oleh karena itu, sebelum kebutaan terjadi, penyakit glaukoma harus diobati agar tidak semakin bertambah parah.

Layanan unggulan divisi glaukoma meliputi:
 
Pemeriksaan diagnostik:

  • Non contact tonometer
  • Tonometer aplanasi
  • Tonopen
  • I-care
  • Tonometri perkins
  • Humphrey field analyzer
  • Octopus
  • Goldman perimeter
  • Optical coherence tomography (OCT)
  • Frequency doubling technology (FDT)


RSCM Kirana menyediakan fasilitas terapi bedah pada kondisi glaukoma yang sudah kurang berespon baik terhadap obat-obatan.Pembedahan glaukoma tersebut ditangani oleh staf subspesialis glaukoma yang ahli di bidangnya dengan menggunakan teknologi terdepan.
 
Bedah glaukoma yang saat ini tersedia:

  • Pemasangan implant glaukoma (Ahmed, Baerveld)
  • Laser iridektomi
  • Iridoplasty
  • Filtering surgery (+MMC)
  • Transkleral photocoagulation
  • Cyclocryotherapy
  • Trabekulektomi

VITRIORETINA

Retina adalah bagian belakang mata yang mengandung sel-sel saraf yang berfungsi sebagai penerjemah apa yang dilihat mata ke dalam otak. Sedangkan vitreous merupakan suatu gel transparan dan tidak berwarna yang mengisi ruang diantara lensa mata dan retina.Fungsi kedua organ ini sangat vital pada mata, karena jika salah satu dan kedua bagian ini mengalami kelainan, bisa menimbulkan gangguan penglihatan yang berat, bahkan kebutaan.

 

Layanan unggulan divisi vitreoretina meliputi:

Klinik vitreoretina: pemeriksaan mata, khususnya vitreoretina

Pemeriksaan diagnostik:

  • Foto fundus
  • Fundus fluorescein angiography (FFA)
  • Optical coherence tomography (OCT)
  • Ultrasonografi (USG) segmen posterior

Tindakan medik vitreoretina:

  • Fotokoagulasi laser retina
  • Injeksi intravitral

Bedah vitreoretina:

  • Retinal re-attachment surgery
  • Vitrektomi pars plana, termasuk dengan teknologi small-gauge
  • Laser endophotocoagulation
  • Cryosurgery
  • Pembedahan segmen posterior untuk trauma tembus mata, serta komplikasi pembedahan lain, seperti: endoftalmitis dan retained lens material.

KATARAK BEDAH REFRAKTIF

Katarak adalah pengeruhan lensa mata yang bisa membuat penglihatan kabur. Walaupun sebagian besar katarak berkaitan dengan proses penuaan, kadang-kadang anak-anak dapat dilahirkan dengan kondisi ini, atau katarak dapat muncul akibat trauma pada mata, peradangan, dan penyakit-penyakit mata lain.

Karena besarnya ancaman kebutaan akibat katarak, jumlah penderita katarak yang selalu meningkat setiap tahunnya, dan berkembangnya teknik-teknik operasi katarak dengan teknologi canggih, RSCM Kirana menyediakan layanan unggulan divisi kornea, katarak, dan bedah refraktif. Layanan ini merupakan salah satu pelayanan dengan jumlah pasien terbanyak, sesuai dengan masalah penyakit mata di Indonesia. Beberapa alat yang dimiliki untuk menunjang pelayanan antara lain biomikroskop lampu celah (slit lamp) dengan kamera video yang memudahkan pelayanan dan pendidikan, keratometer untuk mengukur kekuatan refraksi kornea, biometry A-Scan untuk mengukur kekuatan lensa tanam untuk implantasi, berbagai jenis laser, dan lain-lain.

Pemeriksaan Diagnostik yang tersedia

  • Diagnostik dan persiapan operasi katarak, lengkap dengan biometri menggunakan ultrasound dan atau IOL master
  • Specular microscope menggunakan Konan NONCON ROBO
  • Diagnostic Refractive Surgery menggunakan:Topolyzer,Analyzer,Oculyzer

LASIK

LASIK singkatan dari Laser Assisted In-situ Keratomileusis. Saat ini LASIK merupakan salah satu metode koreksi kelainan refraksi ( rabun dekat, rabun jauh, silinder ) yang paling popular di dunia. Dengan prosedur singkat ( sekitar 10 menit/mata ) dan tanpa rasa nyeri, LASIK mampu memberikan solusi optimal pada masalah penglihatan anda.

 

Pelayanan rawat jalan : Poliklinik mata

Terdiri dari :

Poliklinik anugerah

Mempunyai arti; klinik tersebut disubsidi oleh pemerintah dan merupakan anugerah terhadap pasien tidak mampu, pelayanan rawat jalan di poliklinik Anugerah dilaksanakan setiap hari Senin-Jumat dari jam 08.00-15.30 WIB, pendaftaran buka dari jam 08.00 WIB sampai jam 12.00 WIB untuk hari Senin sampai Kamis, untuk Jumat pendaftaran dari jam 08.00 - 11.00 WIB.

 

Setiap hari pasien sebanyak 200-350 orang. Rawat jalan anugerah memiliki  10 ruang konsultasi, ruang diagnostik dan ruang tindakan. Ruang poliklinik memiliki peralatan standard yang sama untuk bisa melayani seluruh jenis penyakit mata. Residen mata Tk. IV  menangani poliklinik umum. Residen mata Tk. II dan III berada di poliklinik divisi melayani pasien dibawah supervisi dokter spesialis mata. Alat diagnostik yang tersedia biometri, perimetri humphrey, imaging retina, foto fundus dan laser retina serta glaukoma. Poliklinik ini melayani pasien Jamkesmas (Jaminan Kesehatan Masyarakat), KJS (kartu Jakarta Sehat), GAKIN (Keluarga Miskin), SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu), Askes sosial dan layanan umum dengan biaya rendah, untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi (021) 1500 135 ext 8104.
 

Poliklinik citra

 

Mempunyai arti meningkatkan image RSCM yang merupakan rumah sakit rujukan nasional dengan fasilitas prima dengan SDM yang kompeten. Poliklinik Citra memberikan pelayanan eksekutif dengan biaya administrasi yang bersaing dengan rumah sakit swasta. Poliklinik Citra berada di lantai 5 RSCM KIRANA, pelayanan buka dari hari senin sampai sabtu, pendaftaran dari jam 08.00 WIB.

Poliklinik citra di layani oleh dokter spesialis /subspesialis mata. Terdapat 4 poliklinik dengan 1 layanan lasik terbaru. Alat diagnostik tersedia menggunakan alat diagnostik canggih, dengan fasilitas unggulan kelainan refraksi (lasik, topografie kornea), katarak (IOL master), glaukoma (perimetri humphrey) dan retina (Imaging retina, foto fundus), untuk informasi lebih lanjut silahkan menghubungi 1500 135 ext 8104 SMS gateway 085281039464.

 

LasikCenter

Merupakan salah satu metode koreksi kelainan refraksi (rabun dekat, rabun jauh, silinder) yang paling populer di dunia. Dengan prosedur singkat (sekitar 10 menit/ mata) dan tanpa rasa nyeri, Lasik mampu memberikan solusi optimal pada masalah penglihatan anda. Lasik di RSCM KIRANA memberikan waktu ablasi yang cepat ablasi hanya 1,4 detik per diopter, memberikan hasil yang konsisten.

 

2. Pelayanan kamar bedah

Terdapat 5 kamar bedah dengan 6 tempat tindakan bedah dengan dilengkapi dengan peralatan/ sistem monitor yang lengkap.
Kamar bedah memberikan pelayanan kepada pasien yang membutuhkan tindakan pembedahan. Kamar bedah memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan akurat dengan mengutamakan keselamatan pasien.
Alat medis: 4 mikroskop operasi mata, 3 mesin fakoemulsifikasi, 2 mesin retina serta retcam dan endolaser retina
Unggulan bedah adalah bedah katarak, retina, glaukoma
Kamar bedah melayani pasien BPJS dan  layanan umum dengan biaya rendah.
Pasien eksekutif juga melakukan operasi dikamar bedah RSCM Kirana dengan akomodasi yang berbeda.

Alamat :

RSCM Kirana - Departemen Medik Mata FKUI Jl. Kimia No.8 Jakarta Pusat

Telp : (021) 31934878
Fax : (021) 3923618
E-mail : mata.rscm@gmail.com
Website : http://www.mata-fkui-rscm.org


Dr. dr. Widya Artini, SpM (K)
Kepala Departemen Ilmu Kesehatan Mata/RSCM Kirana
Lihat Profil >>
 
dr. Yunia Irawati, SpM (K)
Koordinator Administrasi Umum & SDMDepartemen Ilmu Kesehatan Mata/RSCM Kirana
Lihat Profil >>
 
dr. Ari Djatikusumo, SpM (K)
Koordinator Pelayanan Masyarakat Departemen Ilmu Kesehatan Mata/RSCM Kirana
Lihat Profil >>
 
dr. Made Susiyanti, Sp.M (K)
Koordinator Pengembangan & Pemasaran Departemen Ilmu Kesehatan Mata/RSCM Kirana
Lihat Profil >>
 
Lia Mardiah, SE
Koordinator Keuangan Departemen Ilmu Kesehatan Mata/RSCM Kirana
 

 

Copyrights 2017 All Rights Reserved by RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo.