Departemen | 19 Juni 2017 09:26

Departemen Akupuntur

Akupunktur medik merupakan teknik pengobatan dengan menusukkan jarum di titik akupunktur, menggunakan ilmu anatomi fisiologi serta menerapkan prinsip evidence-based medicine. Akupunktur medik merupakan adaptasi dari pengobatan tradisional Tiongkok yang telah berkembang selama lebih dari 2500 tahun. Pada tahun 2003 World Health Organization (WHO) dan National Institute of Health ( NIH ) mempublikasi laporan uji klinis mengenai efektifitas akupunktur.

Pelayanan akupunktur di Indonesia mulai dikenal pada institusi kesehatan formal dengan ditetapkan RS Dr. Cipto Mangunkusumo oleh Menteri Kesehatan sebagai Pilot Proyek Penelitian dan Pengembangan Ilmu Akupunktur oleh Departemen Kesehatan.

 
   

 

  1. Akupunktur Umum
  2. Akupunktur Analgesik ( untuk meredakan nyeri )
  3. Akupunktur untuk Insomnia ( susah tidur )
  4. Akupunktur untuk Gangguan Kecemasan
  5. Akupunktur untuk Weight Management (obesitas, berat badan berlebih)
  6. Akupunktur Geriatri ( usia lanjut )
  7. Akupunktur untuk anak ( Autis, hiperaktif, keterlambatan wicara)
  8. Akupunktur untuk Infertilitas
  9. Akupunktur untuk Henti Rokok
  10. Akupunktur untuk Paliatif
  11. Akupunktur Estetika ( face rejuvenation, acne, face slimming)
  12. Laserpunktur ( tanpa jarum )
  13. Sonopunktur (tanpa jarum)
  14. Tanam benang PDO

  1. Tanam benang PDO

Departemen Medik Akupunktur telah mengembangkan teknik tanam benang PDO sejak tahun 2015. Tanam benang PDO merupakan teknik yang serupa dengan tanam benang catgut namun menggunakan benang PDO yang lebih jarang menimbulkan reaksi alergi serta lebih tahan lama (dapat bertahan hingga 1 bulan). Berbagai studi kasus dan penelitian telah dilakukan dan tanam benang PDO ini terbukti efektif untuk penanganan nyeri muskuloskeletal, obesitas, gastritis serta hipertensi.

  1. Laserpunktur

Laserpunktur adalah stimulasi titik akupunktur dengan menggunakan radiasi sinar laser non-termal dengan intensitas rendah. Laserpunktur telah dikembangkan dan  diterapkan sejak tahun 1970. Pelayanan Laserpunktur telah dikembangkan di Poliklinik Akupunktur Medik sejak awal tahun 2008 dan terus dikembangkan dan dilakukan penelitian mengenai laserpunktur hingga saat ini. Beberapa penyakit yang telah terbukti secara evidence-based dapat dibantu dengan penggunaan laserpunktur adalah

  • Nyeri akut dan kronik
  • Stroke
  • Arthritis
  • Ulkus kaki diabetik
  • Cerebral Palsy
  • Autis

Laserpunktur tidak menimbulkan rasa nyeri dan tidak menimbulkan rasa panas. Terapi ini sangat sesuai bagi anak – anak dan orang yang takut akan jarum.

Tindakan Laserpen

Tindakan Lasermultilead

Waktu Pelayanan :

Buka : Setiap Hari Kerja (Senin - Jumat)
Pendaftaran : Pk. 07.00 - 12.30

Lokasi Poliklinik Akupunktur :
Jl. Diponegoro No. 71, Jakarta Pusat-10430
Telp/Fax : 021- 3918470/1500135 ext 1931

  1. Gedung URJT Lantai 3
  2. RSCM Kencana Poliklinik Wellnes
  3. Poliklinik Eksekutif Gedung URJT

Dr. Adiningsih Srilestari, M.Epid., M. Kes., Sp.Ak(K)

Kepala Departemen & Staf Medis Akupunktur

Lihat Profil >>

Dr. Kemas Abdurrohim, MARS, M.Kes, Sp. Ak

SPS Prodi Akupunktur Medik & Staf Medis Akupunktur

Lihat Profil >>

Dr. Hasan Mihardja, M.Kes, Sp. Ak (K)

Koordinator Pelayanan Masyarakat & Staf Medis Akupunktur

Lihat Profil >>

Dr. Christina Simadibrata,M.Kes, Sp. Ak(K)

Koordinator Penelitian, Pendidikan & Staf Medis Akupunktur

Lihat Profil >>

 

Share :         

Copyrights 2017 All Rights Reserved by RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo.